|
Si Kabayan urang Sunda, urang Sunda lain Si Kabayan itulah istilah yang sering didengungkan mengenai sosok Si Kabayan dan kaitannya dengan orang Sunda. Para budayawan dan masyarakat sunda berpendapat bahwa sosok Si Kabayan itu merupakan sosok yang cerdas dan merupakan sosok yang penuh filosofis.
Jika kita terjemahkan dengan sudut pandang si Kabayan sebagai sosok yang kita kenal melalui film sebagai seorang pemalas, maka selesailah sudah bahwa dia hanya mencari-cari alasan. Namun, ketika kita maknai lebih dalam, maka kalimat Si Kabayan itu berupa peribahasa atau ungkapan yang mempunyai makna yang dalam. Ada langit didalam sawah, bisa diartikan bahwa ada yang lebih tinggi dari yang tinggi. Dalamnya sawah yang tergenang air, belum seberapa bila dibandingkan dalamnya langit. Atau, bisa dimaknai bahwa karena sudah menjelang petang maka sudah semestinyalah petani atau yang beraktifitas disawah agar bersiap menyambut shalat magrib.
Atau silahkan simak kisah berikut ini (dari Lima Abad Sastra Sunda, karya Wahyu Wibisana, spk) Bujanggamanik.wordpress.com :
Suatu hari Si Kabayan jalan-jalan. Menemukan pohon nangka di kebun orang. Nangkanya sudah ada yang matang. Si Kabayan tergoda. Lalu terekel saja naik ke pohon nangka. Nangka yang sudah masak itu dipetik, terus dikupas diatas pohon. Kemudian yang punyanya datang. Si Kabayan ditegur.
Hoyah, Si Kabayan maling nangka idak, da timpal Si Kabayan. itu getahnya di bibir, rapet? Tidak, kan diminyakin, timpal Si Kabayan lagi.
Di Wikipedia.Org ada versi tentang siapa Si Kabayan, berikut kutipannya : “Kabayan merupakan tokoh imajinatif dari Budaya Sunda yang juga telah menjadi tokoh imajinatif masyarakat umum di Indonesia. Polahnya dianggap lucu, polos, tetapi sekaligus cerdas / jenius. Cerita-cerita lucu mengenai Kabayan di masyarakat Sunda dituturkan turun temurun secara lisan sejak abad ke-19 sampai sekarang. Seluruh cerita Kabayan juga menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat Sunda yang terus berkembang sesuai zaman. Tokoh Kabayan juga dapat disepadankan dengan tokoh dari Arab, seperti Abunawas atau Nasrudin.â€
Itulah sekilas sosok Si Kabayan yang fenomenal itu. Sosok yang melekat dengan Suku Sunda. Sosok yang kontroversial, imajinatif dan bisa jadi memang cerdas dan seorang filsuf dari Tatar Sunda. (http://www.karawanginfo.com) |
Comments